Tampilkan postingan dengan label tentang ku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tentang ku. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 Mei 2016

Blogger Absurd

Punya blog tapi tidak aktif menulis atau sekedar posting apapun, terkadang saya malu, tapi mau bagaimana lagi, lebih sering lupa daripada ingatnya.Giliran ingat, mood untuk menulisnya yang tidak ada.

Dari zaman kuliah saya memang paling gentar kalau disuruh menulis. Antara berbicara di depan orang banyak dan menulis satu lembar artikel, saya lebih memilih berbicara. Don't know why, it just writing is not my thing i guess? Padahal jujur saja, saya paling kagum dengan seorang penulis. Cara mereka merangkai kata, merajut kalimat hingga menjadi helaian cerita yang indah, it's really amazed me.

Jadi ingat waktu kuliah dulu, antara dua mata kuliah Kritik Sastra dan Menulis Kreatif (saya kuliah di jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra), nilai saya lebih tinggi saat mengkritik daripada menulis cerita maupun puisi. Mau artikel, wacana, cerpen atau novel sekalipun, saya siap menemukan celah-celah yang terlepas dari pandangan orang lain, entah berlian yang tersembunyi atau pun cacat yang didempul. Giliran disuruh membuat puisi dan cerpen, otak saya mendadak konslet, tak mau berpikir. Kalaupun jadi, hasilnya berbeda antara konsep di dalam kepala dengan yang dicetak. Sampai akhirnya dosen pun menyerah terhadap saya.*haha*

Niat dalam hati, saya akan menulis dan terus posting di blog ini, apapun itu, panjang ataupun pendek, yang penting aktif. Mudah-mudahan terlaksana, aamiin.

Selasa, 21 Juni 2011

I'm a Woman

Whhooppss..akhirnya bisa posting lagi setelah beberapa hari terjebak dengan keadaan yang memusingkan hehe. Padahal ngga pernah berniat untuk pusing lo, tau deh kenapa haha..

Terkadang aku pernah berpikir bahwa menjadi wanita dengan semua isi kepalanya itu tidak mudah untuk dijalani. Kenapa? Mungkin karena aku belum pernah jadi laki-laki. Klise.

But i mean it. Kadang aku pernah berpikir kenapa wanita harus mempunyai isi otak sekompleks ini. Misalnya, kecenderungan untuk peduli pada pasangan yang kadang berlebihan sekali padahal si dia belum tentu ambil pusing tentang hidupnya sendiri. Berdasarkan pengalaman pribadiku, aku tau bahwa tidak seharusnya membuang-buang waktu memikirkan dan memusingkan kehidupan orang lain sememntara hidupku sendiri saja belum beres. Tapi entah kenapa saat kita berada dalam suatu hubungan, dalam otak kita seolah secara otomatis sudah terpola suatu pikiran yang menyebabkan lahirnya sebuah kepedulian akan pasangan kita. Otakku seolah memerintah untuk terus memantau semua aspek hidupnya yang bisa aku pantau *sigh*.

Apakah karena perasaan yang dimiliki wanita itu sangat besar kadarnya, sehingga merasa cukup untuk membagi dengan porsi besar kepada orang lain, bahkan terkadang tak peduli meski harus mengorbankan porsi untuk pribadi. Aku sering mendengar orang berkata bahwa kebanykan perempuan berpikir dengan perasaan sedangkan laki-laki menggunakan logika, entah itu benar adanya atau tidak, tapi menurutku ini salah satu faktor besar yang mempengaruhi kenapa kebanyakan wanita memiliki pola pikir seperti yang aku paparkan di atas *sigh*.

Bukan berarti aku mengutuk dan tidak bersyukur atas kodratku sebagai wanita, hanya terkadang sebagai manusia biasa rasa penasaran itu datang, kenapa?kenapa?kenapa? Selalu kenapa?
Kenapa kebanyakan wanita perlu penegasan, pernyataan, pengakuan akan hubungan mereka?
Kenapa tidak seperti lak-laki saja yang menjalani apa adanya suatu hubungan, kalo memang suka ya terus, kalo tidak ya sudah sampai disini. Lebih simple kan?

Hal-hal seperti itu yang terkadang memenuhi kepalaku tanpa permisi, menyerang disaat yang tidak terduga. Menenangkan diri adalah solusi mujarab bagiku. Aku selalu mengingat pesan seorang teman, kalau aku suka dengan apa yang kujalani sekarang maka jalani saja, jangan pedulikan pendapat orang lain, karena kita lah yang tau seperti apa hidup kita. Dan ini selalu kupegang tiap saat aku merasa gamang.

Rabu, 18 Mei 2011

TEACHERHOOD


Mencoba menjadi seorang guru.

Itulah yang kujalani sekarang ini. Mengapa aku sebut mencoba? Coz i realize, sampai saat ini aku masih mencoba menjadi seorang guru yang cocok, kompeten, sesuai, dan terbaik untuk siswa-siswaku. Dan aku sadar akan kekuranganku yang masih amat sangat banyak dalam mendidik dan mengajar mereka. Kalau boleh berkilah, aku akan berlindung pada fakta bahwa pengalamanku dalam hal ini memang masih baru. Masa kerjaku yang baru terhitung 1tahun 2bulan kukira dapat menjadi pembelaan bagi kekuranganku ini.

Tapi, dari lubuk hati yang terdalam aku selalu berniat dan berusaha untuk menjadi lebih baik.

Satu hal yang kupelajari dari profesi ini adalah bahwa ternyata banyak sekali permasalahan yang dibawa tiap siswa ke dalam lingkungan sekolah. Dan sebagai guru tentunya sudah mnjadi tugas kami untuk membantu mereka mencari jalan keluar dari semua permasalahn yang ada agar nantinya hal tersebut tidak menganggu proses pembelajaran mereka.

Kita tidak bisa mengibaratkan mereka layaknya daun dipohon, apabila salah satu daunnya kuning, layu, atau terkena hama tinggal potong saja biar yang lain tidak ikut layu. Kalau seperti ini yang kita lakukan maka apa bedanya guru dengan masyarakat awam yang tidak mengenal hakikat pendidikan, yang tahunya hanya menilai orang dari luarnya saja. Menilai orang dari permasalah yang mereka bawa dan perbuat lalu menghakimi mereka tanpa mau bersusah payah mencari penyebab terjadinya hal itu.

Hendaknya kita memperlakukan mereka seperti salah satu anggota tubuh kita, apabila ada yang terluka atau sakit kita akan segera mengobatinya karena kita tidak ingin salah satu anggota tubuh kita itu cacat apalagi sampai harus diamputasi.

Setiap anak memang dilahirkan dengan jalan hidup yang berbeda dan lingkungan yang berbeda pula. Sudah pasti sifat dan kelalkuannya pun berbeda. Kita sebagai guru dituntut harus mampu menghadapi dan menjembatani semua perbedaan tersebut. Karena kalau bukan kita yang membantu mereka, SIAPA LAGI????

Semoga tulisan ini bermanfaat terutama untuk diriku sendiri dan semua rekan guru yang tanpa sengaja membaca tulisan ini.

Jumat, 20 Juni 2008

Sejujurnya Aku Tidak Tahu Harus Berkata Apa

Yup...benar sekali, aku tidak tahu harus berkata apa untuk saat ini. Seorang blogger yang saat ini tidak memiliki topik apa-apa yang aku rasa menarik untuk dibicarakan. Yah..sekarang aku hanya akan menuliskan apa yang diketikkan oleh jemariku. Entah akan jadi apa nantinya tulisan ini, masa bodoh, yang penting posting dulu.

Sudah hampir berbulan-bulan (yang kurasa berabad-abad) aku tidak sempat menengok blog yang aku buat dengan tujuan untuk menumpahkan segala hal yang ada dipikiranku. Aku terlalu terlenakan oleh alur kehidupan yang terjadi dalam nyataku. Dan disaat itu semua selesai, berlalu, yang tertinggal hanyalah sebuah rasa, keinginan untuk menutup mata sejenak dari semua pemandangan yang ada. Bersembunyi dari waktu, meninggalkan sejenak siang dan malam yang akan selalu datang. Keinginan untuk diam, diam, tak melakukan apapun, hanya diam. Tapi bahkan untuk itu pun aku sukar menemukan kesempatan.

Sekarang aku malah membuat tulisanyang tidak-tidak disini. Sekedar mengabarkan bahwa aku masih hidup dan masih bisa menulis. Aku tidak tahu harus berkata apa bukan berarti tidak ada apa-apa di dalam pikirankua. Ada banyak hal yang berseliweran di kepalaku, tapi tidak satu pun yang terjerat untuk bisa kujadikan topik yang menarik untuk kutulis.

Hanya ini yang bisa aku sajikan untuk saat ini. Harapku, dilain waktu, akan ada lebih banyak imajinasi dalam pikirku yang mampu membuatku melahirkan lebih banyak tulisan yang bermanfaat untuk aku dan kalian yang sudah berbaik hati untuk sekedar singgah di gubuk lisanku ini.

Senin, 25 Februari 2008

Aku Tempoe Doeloe

Hari minggu tadi aku beres-beres kamar yang meman sudah hampir seminggu ga ada terjamah tangan. Eits,,jangan salah, bukannya malas membersihkan, cuma ga sempat aja sibuk banget soalnya. Pas malamnya giliran aku bebongkar buku-buku yang sudah kekumpul dan ga kepake aku ketemu ama binder aku dari jaman SMA. Ah,,kangen juga nih aku piker, terus aku buka-buka deh tu catatan. Isinya macam-macam, dari catatan Matematika (terus terang aku kaget juga, ternyata lumayan banyak juga aku nyatatnya, padahal pas kuliah sekarang aku males banget nyatat hehe,,), biografinya Samuel Rizal (waktu SMA aku nge-fans banget tau sama dia) ampe coretan-coretan ga penting gitu deh. Tapi pas aku buka-buka lagi aku nemuin puisi-puisi yang pernah aku tulis waktu jaman SMA dulu. Sumpah deh jambu abis hahahaha,,,. Waktu itu aku nulisnya dikasih tanggal hari nulisnya dan biasanya apa yang aku tulis itu ada sangkut pautnya loh ama kejadian dihari itu yang pasti udah aku lupa sekarang.
Aku tulisin aja yah ne puisi-puisinya, silahkan dibaca, silahkan ketawa, tapi tolong jangan dihina ya hehehe.

5 Maret ‘03

Mata…
Pancarkan jiwa seseorang, lewat sana kita dapat melihat
Apa yang ada dihatinya, dipikirannya…
Bagaimana sifatnya dan apa yang dia rasakan
Mata…
Akan bersinar bila sedang senang, bahagia dan jatuh cinta…
Akan redup bila sedang sedih, sakit dan putus asa…
Akan menyala-nyala bila sedang marah, kesal…

Sepandai apapun insan menyimpan perasaannya
Tetap akan terpancar melalui mata…

Dalam banget ga tuh? Ga nyangka aku waktu SMA dulu udah punya pikiran kaya gini hehe. Heran deh, sekarang aku kok susah banget disuruh nulis, padahal yang nyuruh itu dosen loh,,ckk,,ckk,,ckk.
Eh, masih ada lagi loh.

7 Maret ‘03

Cinta…buah yang tidak mengenal musim
Tumbuh dimana-mana sepanjang waktu
Semua orang dapat memetiknya kapanpun dia inginkan
Tapi, sebenarnya tak semudah yang kita duga…
Memang mudah tuk meraihnya
Tapi untuk mempertahankannya sangatlah sulit
Jangan remehkan cinta…

Nah, kalo yang ini aku ingat nih inspirasinya datang dari mana. Aku dapat dari kata-kata Bunda Teresa yang terkenal itu loh pas lagi baca buku Chicken Soup tapi lupa yang edisi mana hehe. Kita lanjut lagi ok?

8 Maret ‘03

Air mata…
Penuh rahasia, semua perasaan dapat diluapkannya
Tangis…
Ungkapan perasaan, curahan kesedihan, kebahagiaan,
kekecewaan, kemarahan, kesakitan, dan ketakutan…
Air mata…
Dari mana kau datang, siapa yang menciptakanmu…
Tell me your secret…

Yang ini ceritanya aku lagi bad mood gitu deh, ga ingat karena apa.

11 Maret ‘03

Cinta…
Kapan dia pergi dan dia datang kita tak tahu…
Kita tak dapat mengira apa maunya,
Kadang kita dibuatnya senang…
Kadang kita dibuatnya sedih…
And now that happen to me
My love make me sad, make me crazy, and make me die
My love is gone so far away
He never come to me again
Cinta ku tlah pergi

Kalo yang ini aku bener-bener malu neh nulisnya hahaha. Pake bahasa Inggris lagi, mana masih belepotan juga bahasanya!!!
Kira-kira aku lagi ngalamin apa ya waktu itu? Kok jadi melo banget gini hahaha.
Nah, yang satu ini kira-kira inspirasinya datang dari mana yah?

11 Maret ’03 (malam)

Ciuman…
Ungkapan cinta, sayang, senang, ada juga perpisahan
Ciuman…
Uraikan apa yang ingin kita sampaikan
Kita tahu apa perasaan orang lain kepada kita dengannya
Apakah itu cinta, sayang, suka, bahkan nafsu sekalipun!
Semua tergambarkan dengan ciuman…
Katakan cintamu dengan ciuman…
Katakan sayangmu dengan ciuman…

Wakkss…hwahahaha. Mampus deh, mikir apa ya dulu pas bikin puisi ini (klo bisa dibilang puisi juga seh hehe). Tapi bener ga ada maksud yang aneh-aneh loh.
Sekarang yang terakhir neh.

17 Maret ‘03

Masa remaja…
Takkan pernah terulang tuk kedua kalinya…
Masa-masa sakaral dimana semua kejadian terjadi…
Semua fenomena cinta dirasakan…
Semua sakit kita temukan…
Persimpangan jalan menuju kedewasaan yang hakiki…
Saat yang paling menentukan jalan hidup…
Yang takkan pernah terlupa…
Sampai kapanpun…

Hiks…baca yang ini jadi sedih deh. Jadi ingat jamannya masih pake rok abu-abu dulu. Kayaknya emang bener yah, saat itu adalah saat-saat yang terindah dalam hidup, kalo aku seh ngerasa kayak gitu tuh. Masa-masa kita masih bisa dan tanpa malu minta bantuan orang yang lebih dewasa. Kalo sekarang bawaannya gengsi kan minta tolong ma orang lain. Mati mati deh karena gengsi haha.

Kalo dipikir-pikir, aku beneran kaget, bingung, malu, bangga jadi satu deh ngelihat ngebaca dan menuliskan lagi ini semua. Tapi lucu juga rasanya menuliskan kembali apa yang pernah menjadi bahan pikiran kita dulu yang sekarang kemungkinan besar sudah kita lupakan. Aku cuma berharap lain kali pas aku beres-beres lagi, sapa tau neh, aku ketemu catatan-catatan kaya gini lagi. Kan lumayan tuh buat dibikin posting hehe. Bytheway, semua ‘puisi-puisi’ diatas aku tulis sesuai ama yang aslinya loh, ga ada yang diubah kata-katanya, paling cuma susunannya aja dikit, beneran dikit kok hehe.

Yah, buat kalian yang berkunjung ke blog aku, met membaca aja yah, mudah-mudahan ada yang berguna(sapa yau ada yang tertarik mo ngejadiin buku gitu hahaha,,,,mimpi deh aku!!!)

Jumat, 08 Februari 2008

Halo,,Halo,,Ketemu lagi,,,

Halo,,halo,,lama ga ketemu neh, meski hanya lewat shoutbox hehe. Buat temen2 yang sering nengokin blog aku, makasih banyak ya. Maaf aku dah lama ga online ama posting baru, soalnya kemarin lagi pulkam, dan sebagai pemberitahuan neh dikampung halamanku fasilitas internet masih lumayan mahal, lagian masih dikit tempatnya. Jadi aku ga bisa online deh hehe.

Sebenarnya selama aku dikampung halaman banyak juga loh ide-ide yang ingin aku tuliskan buat dijadiin posting di blog, udah aku kumpulin seh, mungkin ntar bakalan aku taruh di sini kok. Topiknya macam-macam, dari anak punk, budaya gosip, sampai meninggalnya mantan presiden Soeharto. Tapi semuanya baru pikiran awalnya aja, belum ada pengembangannya hehe.

Yah,,moga-moga aja semua calon posting ki itu bakal segera menetas, kaya ayam aja hehe,,
Makasih sekali lagi ya buat semua yang dah visit ke sini,,,

Kamis, 27 Desember 2007

Wakks,,Blog ku Ada Yang Ga Beres Neh,,

Ehm,,ehm,,sekedar mo ngasih tau neh ma temen sesama blogger yang dah berkunjung ke blog aku tapi belum sempat aku kunjungi balik. Bukannya sombong, tapi oggix ku lagi bermasalah, jadi nama temen2 yang udah visit ga keliatan alias ilang. Aku jadi ga bisa nge-visit balik deh hehehe,,,
Maaf banget yah buat semuanya,,,
Visit sekali lagi dong,,,yah,,yah,,,ditunggu loh,,
Makasih perhatiannya,,,
^o^/

Senin, 17 Desember 2007

Aku Bingung, Inspirasiku Hilang

Sumpah,,sekarang ini (pas ngetik postingan yang ini) aku merasa bingung banget neh. Sebenarnya beberapa hari yang lalu banyak banget ide-ide yang melintas dikepala aku dan aku niatin buat dijadiin postingan di blog aku. Tapi apa daya, laptop ku kecintaan ku teman sejatiku harus masuk bengkel, dan semua itu juga karena andilku hiks,,.

Kebiasaanku kalau dah nyampe kos pasti maen-maen ama dia, bisa sampe malam banget, terus kalau dah ngantuk,ya dia aku geletakin gitu aja,tanpa dicabut dulu chargeranya, tapi dah di matiin dulu seh. Rupanya gara-gara sering aku giniin, powernya dia jadi kepanasan, alhasil pas aku mau makai lagi eh dianya ga bisa dicharger, entah apanya gitu yang longgar. Akhirnya aku antar deh ke bengkelnya, dan belahan jiwaku itu terpaksa nginep semalam, dan ternyata itu berhasil membuat sema bahan yang tadinya ada di kepalaku dan mau aku posting ke blog, menghilang dengan sukses, hiks,,sedih tau ga, dah capek-capek dapat inspirasi eh akhirna malah hilang semua.

Aku jera deh, ga bakal bikin si NB kepanasan lagi, ntar dia ngambek lagi, aku deh yang rugi ga bisa nulis hehe.

Sabtu, 01 Desember 2007

Ternyata Nulis itu Susah Ya,,!!

Ternyata nulis itu susah ya?
Memang dari awal ketika saya memutuskan untuk membuat blog ini saya tahu bahwa resikonya saya mesti mempersiapkan bahan tulisan yang up to date terus, minimal 3 hari sekali lah.
Pertama-tama masih lumayan lancar, buktinya saya sudah bisa bikin 3-4 postingan. ternyata pas kemarin saya mau membuat postingan lagi tentang Budaya Vs Agama yang kedua, saya malah blank, bingung tidak tahu harus menuliskannya seperti apa, padahal bahannya sudah ada. Bahkan saat saya membuat postingan ini, sebenarnya Budaya Vs Agama yang kedua sudah ada di draf, bersemayam dengan indahnya tanpa tau kapan menjejakan kakinya dihalaman depan blog ini. (Doakan saya ya, semoga postingan itu akan cepat selesai).
Saya juga sadar bahwa kemampuan saya dalam menulis memang sedikit payah dibandingkan teman-teman saya yang lain yang punya blog juga hehe,,,
Bisa dibilang saya ini lumayan malas nulis, saya lebih suka berbicara daripada menulis. Dosen saya pernah bilang bahwa kalau saya terus berprinsip seperti itu saya akan mati ditelan sejarah katanya. Yah, bisa dibilang itulah salah satu motivasi saya membuat blog ini. Saya tidak ingin mati ditelan sejarah, kalau perlu malah sebelum saya mati saya bisa mengukir sejarah baru di Indonesia (sekali lagi doakan saya ya hehe,,,)
Memang agak terlalu tinggi cita-cita saya, tapi bukankah orang-orang sering berkata "Buatlah cita-cita setinggi langit", jadi wajar dong kalau cita-cita saya tinggi.
Anyway, kalian pernah juga tidak mengalami masa-masa malas atau kesulitan mencari inspirasi seperti saya saat ini? Kalau iya, biasanya apa yang kalian lakukan untuk menghalaunya, kasih tahau saya dong? Jadi saya bisa bikin postingan yang bagus lagi hehe,,^O^ v

Selasa, 27 November 2007

Rihanna,,,guwe bangetsssssss,,,,,

I'm a big fan of Rihanna,,,
sumpah,,,doi tuh so georgeus,,,lagu2nya T-O-P B-G-T galsssss!!!,,,
gw dah jatuh cinta ama suara na sejak gw denger lagu SOS,gimana ya,kesannya tuh asik banget.
Ga ada deh lagu dia yang gw ga suka,multi talent banget deh,udah imut,cantik,body na bohai broooww,ga bosen deh pokoknya denger suara dia.
Apalagi lagu yg judulnya Hate That I Love u bareng Ne-Yo,,duh,,sumpah GUWE bangeeeettttttttt,,,ga sabar neh nunggu album selanjtnya hehehehe,,,
viva Rihanna,,,,,,
(postingan ini gw copy dari blog Fs gw hehe,,biar ga cape nulis aja ^0^ v)