Kamis, 19 Mei 2016
Blogger Absurd
Rabu, 26 Maret 2014
Fenomena Sinetron Anak SMA Zaman Sekarang
Satu kata untuk sinetron yang akhir-akhir ini sering kali menceritakan kehidupan anak SMA,
PRIHATIN
Pake banget tuh prihatinnya,seperti istilah anak zaman sekarang. Bagaiman tidak, ada anak sekolah putri pakai seragam roknya pendek sekali setara rok mini,terus kelakuannya tidak jauh-jauh dari yang namanya ngebully teman sebayanya.
Apa memang sehancur itu moral remaja sekarang? Hanya demi eksistansi diri lalu menghalalkan segala cara. Orang yang dianggap menghalangi kemudian diganggu,dikata-katai,diperlakukan semena-mena,bahkan dijahati dan disiksa tanpa peduli apa jadinya dan apa efeknya terhadap orang yang diperlakukan seperti itu.*sigh*
Belum lagi adegan yang menampilkan bagaimana si siswa dengan berani bahkan cenderung kurang ajar bersikap terhadap gurunya. Apa itu tidak lantas menjadi contoh yang buruk bagi remaja seusia yang menonton tayangan tersebut.
Dengan berdalih sinetron,film, segala akting itu hanya hiburan dan memang tidak dimaksudkan untuk pendidikan, apa lantas dengan begitu tidak ada keinginan dari para produser untuk memproduksi hiburan yang bersifat mendidik bagi penerus bangsa. Apa harus semua hiburan itu tidak mengindahkan bagaimana efeknya terhadap penontonnya.
Seharusnya hal seperti ini juga menjadi perhatian lembaga pendidikan pusat, harus ada tindak lanjut. Bekerja sama dengan badan sensor, pilih dan pilah mana tontonan yang layak dan mana yang tidak. Karena tidak bisa dipungkiri segala tayangan yang ada di televisi dewasa ini menjadi contoh yang saya nilai cukup memprihatinkan bagi generasi muda. Segala tingkah laku, tutur kata, dan cara berpakaian tokoh-tokoh itu tanpa sadar telah dijadikan panutan bagi penontonnya. Iya kalau bagus dan sesuai norma, nah kalau yang tidak,siapa yang akan bertanggung jawab.
Sudah saatnya tayangan-tayangan yang ada di dunia pertelevisian Indonesia ini berbenah diri. Perbaiki kualitas cerita, bantulah kami para tenaga pendidik ini untuk mengajarkan dan mendidik generasi penerus bangsa agar mereka menjadi muda-mudi yang berbudi luhur, bertutur kata sopan, dan bertingkah laku anggun.
Semoga saja ada salah satu pihak yang berkepentingan yang membaca tulisan saya ini. Sekedar curahan hati dari kami di daerah.
Rabu, 05 Maret 2014
Kacamata Baru
Kemarin aku periksa mata ke dokter dan alhamdulillah ya ukuran minus mata kana bertambah banyak *tear*. Mau ngga mau mesti ganti lensa lagi nih. Nunggu ASKES males ngurusnya, ya sudah ambil jalan pintas. Beli frame yang murah, terus ke opti minta pasangin lensa yang paling murah juga *hihi*, nanti kalau ada duit lebih baru deh frame yang lama diganti lensanya, swkalian lensa yang bagus a.k.a mahalan dikit lah.
Yang namanya ganti kacamata berarti juga mesti penyesuaian lagi sama matanya. Alhasil, dengan sedikit kleyengan *bukan layangan* ku pakai deh tu kacamata. Senangnya penglihatan tambah lebih terang, tapj nelangsa juga, serasa dah tua banget penghilatan mengabur begini *hikshiks*.
Oh iya, waktu periksa kemarin aku sempat ngobrol dengan dokternya, dan aku baru tau ternyata efek dari tambah ukuran minus itu selain sering pusing juga badan cepat lelah dan sering ngantuk karena matanya lelah. Pantesan saja akhir-akhir ini aku kalau udah tidur susah banget meleknya. Sempet bingung sama rutinitas tidur yang ngga ada puas-puasnya, apa cacingan ya aku pikir *hahaha*, eh ternyata gara-gara masalah mata ini.
Kejutan selanjutnya waktu keluar dari ruangan dokter. Begitu berhadapan dengan petugas administrasinya ternyata biaya konsultasi dah naik jadi Rp. 100.000., buset dah, tapi ikhlas aja sih. Nah waktu nebus resep eh dapat shock therapy lagi. Obatnya dua macam, tetes sama tablef. Yang tablet sengaja aku minta setengah resep dengan harapan ongkosnya lebih murah. Eh ngga taunya total tu obat Rp. 98.000, kurang 2rb lagi cepek. Sehat itu mahal ya ternyata hiks hiks. Yah, yang penting sehat lah.
Senin, 24 Februari 2014
Sia-sia ini mah namanya
Busyet dah, sudah cape-cape ngetik buat posting yang agak seriusan dikit eh gara-gara si emak manggil nyuruh bantuin si abah membakar sampah dan dengan sedengnya ane lupa nge-save itu tulisan jadilah ane gagal posting itu hal*arrgghhhh,jambak-jambak rambut sendiri.
Anyway, tak ada rotan akar pun jadi. Berhubung sekarang aku lagi nonton acara Coba Lagi Award di RCTI, kita bahas aja para pesertanya.
Sumpah aku bingung apa atau siapa yang memberi mereka dorongan ikut audisi pencarian bakat itu, karena jujur aja kalau untuk jadi seorang idol mereka ngga ada bakat*ngece,emangsitubisa. Tapi aku salut atas keberanian mereka,paling tidak aku jadi terhibur melihat penampilan mereka. Sumpah orang-orang ini lucu dan unik bingit, eh banget.*pakk
By the way, daripada aku ngalor ngidul ngga jelas juntrungan yuk mari kita cukupkan posting ini sampai disini saja.
Ciaoooo,,,,,.
Sabtu, 22 Februari 2014
Flu Itu Ngga Enak
Sudah tiga hari ini aku terkena flu *tssahhh. Dan kena flu itu ngga enak sodara-sodara. Bernapas susah, yang ini mampet yang ini ngga, terus suaraku kaya kodok *kaya iklan obat anak-anak haha.
Yang paling menyiksa pas mau makan. Perut laper keroncongan, segenap cacing dan penghuni perut meneriakkan protesnya karena asupan gizi menipis, mata jelalatan menatap makanan, tapi ngga ada iler yang menetes sama sekali. Kenapa eh kenapa? Makanan di depan mata kenapa tak membuat nafsu laparku melanda? Selidik punya selidik, ini semua diakibatkan karena si hidung yang mampet membuatku tak bisa mencium aroma masakan sehingga berimbas pada nafsu makan yang tak mau terbangun, ibarat mau mancing ikan tapi tak ada umpan, mana ada ikan ngiler melihat kait pancing kan kan kan?
Tapi aku tak habis pikir. Kuambil itu minyak angin yang iklannya dibintangi Agnes Monixa itu. Ku usap sedikit di ujung jari, kemudian kuhirup dalam-dalam. Alhasil, alhamdulillah itu si hidung yang mampet lega kembali, ibarat got buntu baru dibersihkan sampah-sampahnya *legaaaaa. Dan akhirnya aku makan dengan bahagia *bareng dengan nagsu balas dendam.
Mungkin ada yang bertanya, kenapa sebegitu semangatnya aku berusaha untuk makan? Tak lain dan tak bukan karena aku mau minum obat. Kan sebelum minum obat harus makan dulu. Dan karena aku ingin cepat-cepat berpisah dengan si flu aku harus sesegera mungkin sembuh, salah satu caranya ya minum obat, ya harus makan dong *ngeyel,padahal lapar haha.
Ya, itulah pengalaman saya bersahabat dengan FLU. Bagaimana pengalaman Anda?
Kamis, 20 Februari 2014
Terkenang dan Tertawa
Memang benar pendapatku selama ini, menulis itu tidak mudah dan tidak akan pernah mudah bagiku. Lah, kan ini juga nulis! Maksudnya nulis yang berbobot gitu, kalau sekedar bercerita tentang kejadian sehati-hari sih anak SD juga jago kali ya.*hahahaha
Tapi kalau dipikir-pikir, sebenarnya menulis itu asik loh, apalagi saat otak kita mulai banyak terbebani dengan berbagai hal, saat tak ada teman untuk mengadu, bahkan air mata pun enggan untuk menetes, menulis bisa jadi salah satu alternatif untuk membantu mencurahkan semua isi hati.*tsaahhh
Tapi ini serius loh, kalau ngga percaya coba aja sendiri.
Kamis, 21 Juni 2012
Dilema Para Guru
Selasa, 13 Maret 2012
Bon Jour,,
Btw, barusan tadi aku buka-buka Yahoo She, trus nemu artikel yang isinya tentang info kalo ternyata menulis itu bisa bikin berat badan turun *whatsss,,,kalap langsung mbacanya hahaha,,,
Dituliskan disana bahwa dari hasil survei terhadap beberapa cewe yang kelebihan berat badan,sebagian diminta untuk rutin menuliskan tentang kegiatan keseharian mereka,apapun itu,sedangkan yang lainya diminta untuk tidak menulis. Dan voila,ternyata mereka yang rutin menulis kegiatan harian terbukti mengalami penurunan berat badan secara signifikan,sedangkan yang sebagian lagi tidak. Weew,jadi tertarik pingin rajin nulis neh hehehe.
Basicly sih aku suka dan kepingin banget bisa rajin nulis seperti teman-teman yang lain,tapi kalo malasnya muncul itu loh,susah banget dilawan *ckckck
Semoga kali ini aku bisa konsisten ya, aamiin.
^_^v
Minggu, 30 Oktober 2011
Siapa Bilang Jadi Guru Itu Mudah?

Kalau ada orang di luar sana yang bilang bahwa jadi guru itu gampang, maka saya akan dengan senang hati mempersilakan orang itu datang ke tempat kerja saya kemudian menggantikan saya sebagai guru, bukan untuk sehari tapi untuk satu tahun ajaran. Kita lihat apakah sesudah itu pendapatnya akan tetap sama?
Menjadi seorang guru tidaklah semudah yang disangka kebanyakan orang. Menurut saya pribadi, berprofesi sebagai seorang guru itu bukanlah pekerjaan yang gampang. Tanggungjawab sebagai seorang pendidik dan pengajar tidak dapat dipandang sebelah mata Dalam hal mendidik dan mengajar misalnya, siswa berpikir sekali maka gurunya akan berpikir dua kali lipat, siswa belajar sekali maka guru belajar dua kali lipat, siswa pintar untuk dirinya sendiri maka guru harus menjadi pintar untuk semua siswanya. Belum lagi tugas sebagai seorang teladan bagi siswanya. Guru yang notabene hanyalah manusia biasa dituntut harus sempurna moral dan akhlaknya. Tidak boleh salah karena nanti akan ditiru siswanya. Mulai dari bertingkah laku, bergaul, berbicara sampai dengan berpakaian seorang guru harus mampu menjadi contoh yang baik untuk siswanya. Kadang hal ini membuat saya berpikir, adakah waktu luang bagi si guru untuk menjadi dirinya sendiri?
Tanggungjawab moral menurut saya pribadi adalah hal yang terberat dari menjadi seorang guru. Apakah siswa mengerti dengan pelajaran yang kita ajarkan? Apakah mereka suka dengan metode pengajaran kita? Seberapa paham mereka dengan pelajaran yang saya ajar? Dan masih banyak pertanyaan akan kekhawatiran seperti itu. Apalagi kalau guru itu diperbantukan untuk mengajar mata pelajaran yang guru pengajarnya tidak ada, semakin gencar kekhawatiran itu mendera. Melihat dan mengalami hal ini secara pribadi membuat saya akhirnya paham dengan pepatah yang sering dikatakan oleh orang tua dulu bahwa menjadi seroang guru itu sebelah kaki kita ada disurga dan sebelahnya ada di neraka. Sudah tuntas dan jelaskan didikan dan ajaran yang kita berikan? Sudah benarkah contoh yang kita berikan selama ini? Jawaban dari pertanyaan ini yang akan menentukan dimana kita berakhir.
Tugas guru bukan hanya mendidik dan mengajar siswa, tapi juga membuat administrasi berupa perangkat dan kelengkapan bahan pengajaran. Seringanya pergantian kurikulum yang terjadi ditubuh pendidikan Indonesia membuat tugas ini menjadi tantangan tersendiri bagi para guru. Karena tiap kali perubahan itu terjadi maka perangkat yang dibuat pun harus disesuaikan dengan kurikulum yang terbaru.
Belum selesai sampai disini, masih ada tugas tambahan entah itu menjadi wali kelas, Pembina OSIS, Pembina Pramuka atau Pembina Ekstra Kurikuler lainnya. Dan tugas tambahan ini lazim didapatkan seorang guru apalagi guru yang sudah berstatus PNS. Tugas yang terberat menurut saya adalah menjadi wali kelas. Selama satu tahun ajaran kita menjadi wali salah satu kelas yang ada di sekolah. Semua permasalahan yang ada di kelas itu menjadi urusan dan tanggung jawab kita. Iya kalau semua siswanya mudah diatur, kalau ternyata harus menjadi wali dari kelas yang siswanya susah diatur maka hal itu akan jadi beban tambahan yang harus kita tanggung untuk satu tahun ke depan, sanggup atau tidak?
Nah, sekarang masih adakah yang akan mengatakan atau beranggapan bahwa menjadi guru itu mudah? Kalau iya, maka empat jempol saya tujukan padanya, bravo.
Selasa, 21 Juni 2011
I'm a Woman
Terkadang aku pernah berpikir bahwa menjadi wanita dengan semua isi kepalanya itu tidak mudah untuk dijalani. Kenapa? Mungkin karena aku belum pernah jadi laki-laki. Klise.
But i mean it. Kadang aku pernah berpikir kenapa wanita harus mempunyai isi otak sekompleks ini. Misalnya, kecenderungan untuk peduli pada pasangan yang kadang berlebihan sekali padahal si dia belum tentu ambil pusing tentang hidupnya sendiri. Berdasarkan pengalaman pribadiku, aku tau bahwa tidak seharusnya membuang-buang waktu memikirkan dan memusingkan kehidupan orang lain sememntara hidupku sendiri saja belum beres. Tapi entah kenapa saat kita berada dalam suatu hubungan, dalam otak kita seolah secara otomatis sudah terpola suatu pikiran yang menyebabkan lahirnya sebuah kepedulian akan pasangan kita. Otakku seolah memerintah untuk terus memantau semua aspek hidupnya yang bisa aku pantau *sigh*.
Apakah karena perasaan yang dimiliki wanita itu sangat besar kadarnya, sehingga merasa cukup untuk membagi dengan porsi besar kepada orang lain, bahkan terkadang tak peduli meski harus mengorbankan porsi untuk pribadi. Aku sering mendengar orang berkata bahwa kebanykan perempuan berpikir dengan perasaan sedangkan laki-laki menggunakan logika, entah itu benar adanya atau tidak, tapi menurutku ini salah satu faktor besar yang mempengaruhi kenapa kebanyakan wanita memiliki pola pikir seperti yang aku paparkan di atas *sigh*.
Bukan berarti aku mengutuk dan tidak bersyukur atas kodratku sebagai wanita, hanya terkadang sebagai manusia biasa rasa penasaran itu datang, kenapa?kenapa?kenapa? Selalu kenapa?
Kenapa kebanyakan wanita perlu penegasan, pernyataan, pengakuan akan hubungan mereka?
Kenapa tidak seperti lak-laki saja yang menjalani apa adanya suatu hubungan, kalo memang suka ya terus, kalo tidak ya sudah sampai disini. Lebih simple kan?
Hal-hal seperti itu yang terkadang memenuhi kepalaku tanpa permisi, menyerang disaat yang tidak terduga. Menenangkan diri adalah solusi mujarab bagiku. Aku selalu mengingat pesan seorang teman, kalau aku suka dengan apa yang kujalani sekarang maka jalani saja, jangan pedulikan pendapat orang lain, karena kita lah yang tau seperti apa hidup kita. Dan ini selalu kupegang tiap saat aku merasa gamang.
Senin, 13 Juni 2011
Sakit...Ga Enak Euy.
Mungkin karena cuaca,pola makan,stres ato kegiatan yang acak kadul.
Phew..badan rasanya meriang,idung mampet,kepala melayang (kuyang dong..hiiiyy).
Solusi pertama,istirahat yang cukup. Sudah loh,tapi ko masih rasa melayang ya? Minum obat! Uggh males banget. Ntar manja nih penyakit,pengennya datang mulu.
Sambil berdoa tak henti-henti,aku berharap tanpa harus minum obat,hanya dengan perbanyak mengkonsumsi buah,sayur,minum air putih lebih banyak dan istirahat yang cukup,kondisiku bisa menjadi lebih baik.
Amienn..
Selasa, 07 Juni 2011
Umurku 24
Anyway, nothing to special for my birthday this year. Just ordinary day at June. Bangun pagi, siap-siap berangkat kerja, ngawas anak-anak ujian, pulang, istirahat, jalan-jalan, pulang lagi, posting deh. Mungkin karena usia yang sekarang sudah membuat peringatan hari kelahiran tidak seistimewa ulang tahun ke-16, 17 dan 20 lagi. Tapi semua itu tetap membuatku senang tanpa harus ada yang spesial. Ucapan selamat yang bejibun di FB, dari teman-teman di sekolah, sms dari teman kuliah, kos, dan SMA, semua membuatku senang.
Tidak ada keinginan yang terlalu muluk tahun ini, harapanku hanya agar semua yang sedang kujalani sekarang akan menjadi lebih baih nantinya. Kalaupun akan ada perubahan insyaallah aku akan terima dengan lapang dada, apapun itu. Semoga tidak ada masalah dengan kesehatanku, orang tuaku, saudaraku, kekasihku, temanku, dan semua yang dekat denganku. Amin...
Senin, 06 Juni 2011
What To Do?
Hmmm...beneran bingung dah nih, alhasil aku nulis kata-kata ga penting kaya gini. But i think it's better than nothing at all hohoho. Okelah, aku gambarin aja suasana sekarang ini.
Angin berhembus kencang, awan kelabu dan mulai menitikkan air matanya. Pucuk pepohonan bergoyang-goyang ditiup sang bayu. Riuh rendah suara mesin angin dari bengkel di bawah. TV menyiarkan berita disalah satu chanel. Suasana yang mendukung banget buat tidur siang nih. Tapi aku baru aja selesai makan siang, jadi ga boleh dulu molornya hehe.
(kacau ah....)
Minggu, 05 Juni 2011
KOST ALONE
Nasib-nasib,umur segini masih ngekos. Tapi untung juga sih daripada hidup dikolong jembatan huehehe..
Sendirian dikost tiap hari bikin aku selalu keingetan lagunya Caca Handika yang judulnya Angka Satu,sama banget ma pola hidupku sekarang. Ada yang nanya,kenapa ga nikah aja?
Yee,emang dipikir nikah tu gampang apa. Mesti dengan kesadaran,keikhlasan, dan keinginan yang kuat, karena aku pribadi maunya nikah tu sekali seumur hidup aja.
Nah,kalo kurang prepare bisa kebayangkan bakal gimana?
Yang jelas sih,untuk sekarang meskipun sendiri,aku cukup puas dan hepi menjalani hidupku, dan ak belum mau mengakhiri hidup seperti ini secepatnya. Masih banyak yang mau aku lakukan sendiri hoho..
SEMANGAT
Selasa, 31 Mei 2011
Nasib Online via Modem Malem-Malem
Jangan dikira aku ga ada usaha cari cara supaya bisa mempercepat koneksinya, sudah kok, tapi ya tetep aja naik turun koneksinya, heran deh. Aku udah coba pake aplikasi CfosSpeed, trus aktifin ping-nya, modelnya pake kabel panjang, udah macam-macam deh pokoknya, tapi terima nasib deh, kadang bagus kadang nggak. Ada yang tau ga tools yang bagus buat mempercepat koneksi modem CDMA? Kalo ada, bagi-bagi ya pren.
Untungnya masih bisa dipake buat posting di blog neh hehe... Rencananya sih ntar kalo ada rezeki mau nyoba beli modem GSM, soalnya yang ada sekarang ini modem CDMA, murah pula harganya. Emang bener ya, ada uang ada barang wkwkwk....
(sambil berdoa dalam hati "Ya Allah, mudah-mudahan rezeki yang itu cepet keluar bulan ini, amin")
Senin, 30 Mei 2011
Coret-Coret
Tadinya aku sempet bingung mau posting dengan gaya seperti apa, yang serius, dua rius, ato tiga rius (lah..? Emang ada).
But never mind, let's continue...
Barusan tadi aku nengok-nengok postingan zaman dulu, halah bener-bener deh, lucu mampus, tapi ada juga yang lumayan keren loh. Kalo ada temen yang membaca postingan ini kemudian memperhatikan tabel tulisanku pasti melihat ruang kosong ditahun 2010,alias no posting at a hole year hahaha... Sebagai pembelaan, yah mau apalagi, terakhir posting aja Februari 2009 waktu itu, eh ga lama aku disibukkan sama skripsi, terlantar deh blogku.
Tapi syukurlah ada teman yang mengingatkan keberadaan blog ini and voila..this is it.
Sebagai mantan mahasiswa jurusan bahasa dan seni, menulis diwajibkan menjadi bagian dari hidupku. Apa ma dikata, ternyata menulis itu susah sekali sodara-sodara. But i always try to write, klo ga ni otak bisa mandek karena ga pernah dibuat mikir. Btw, anekdot yang bilang klo harga otak orang Indonesia harganya mahal karena jarang dipake mikir itu salah sodara-sodara, justru otak yang sering mikir ato kerja itu yang lebih bagus mutunya (kaya aku..hahaha).
Intinya, cobalah selalu menulis meski itu bukanlah hal yang penting, karena justru dari hal yang tidak penting itulah akan tercipta sesuatu yang luar biasa. Dan cobalah bangga akan karya kita sendiri, jangan pernah malu, karena malu ga menghasilkan uang (lah..apa hubungannya).
Terakhir aku sampaikan...MENULISLAH...MENULISLAH...
Minggu, 29 Mei 2011
Sepi Part 2
Arrrggghhhh....
Bingung, pengen marah, pengen nangis, pengen teriak, pengen ngejedotin kepala ke kasur (eh..emang ngaruh), pokoknya pengen melampiaskan kesal didada (sadis gue hiks).
Bener-bener dah, ALONE is S**K. Tapi aku harus bisa, harus sanggup, harus tahan. Gini nih ga enaknya jauh dari ortu, misua tak punya hakhakhak...emang enak.
Mulai ngawur dah nih...huhuhu...
Lonely..im so lonely..i have nobody for my own...ownnnnnnnnnn....
Yihaaaa...awas, stres mode ON neh.
SEKIAN
(gayanya aja gahar, padahal dalam hati berdarah-darah huaaaa)
Selasa, 24 Mei 2011
Sepi Part 1
Aku terbiasa hidup berdampingan dengan orang lain. Sepi adalah hal yang sangat aku hindari, tapi apa mau dikata, mulai saat ini aku harus belajar hidup sendiri.
Tahan ga tahan, ya aku harus jalani.
Hiks...sumpah udah kerasa banget...
Rabu, 11 Mei 2011
Dilema
Dilema besar-besaran nih..
Pilih jauh tapi berdua atau dekat tapi sendiri. Sedangkan aku tipikal orang yang tidak tahan kalau sepi dan sendiri hiks..
Sekedar informasi, adik kosku memutuskan untuk pindah, karena teman sekamarnya ternyata mau menikah. Alhasil aku jadi bingung dibuatnya, secara kami cuma bertiga saja di sana.
Pilihan yang ada tinggal dua, tetap di sini tapi sendirian atau pindah ke tempat yang agak jauh tapi pasti berdua dengan teman yang satunya..
Huuhh.. kenapa harus bulan ini kejadiannya. coba waktu liburan, kan enak bisa santai menentukan pikiran..
Hah..apa boleh buat, malam ini juga harus sudah ada keputusan.
SEMANGAT....
Rabu, 25 Juni 2008
Stiil Confuse, Bahasa Kerennya, Masih Bingung
Kenapa bingung?
Biasanya itulah yang akan ditanyakan orang-orang waktu kita menyampaikan bahwa kita sedang merasa bingung. Sejujurnya, aku juga bingung, kenapa kebingungan itu bisa menimpa seseorang, apa alasannya, apakah ada penjelasannya atau apakah bingung itu adalah suatu penyakit yang belum terlacak dan belum diketahui obatnya.
Bingung kan?
Sama.
Tapi anehnya, masalah kebingungan ini selalu jadi pilihan yang menarik untuk dibicarakan dan ditulis. Mau bukti? Dari hasil pencarian saya saja untuk judul tulisan yang ada kata "bingung"nya di Google sudah banyak sekali, lebih dari 10 halaman. Itu yang terdaftar, entah yang tidak terdaftar. Dan bukti lainnya adalah, saya sendiri juga tertarik untuk membicarakan masalah ini haha.
Membicarakan BINGUNG sama menariknya dengan membicarakan sek, narkoba, kenaikan BBM, giliran pemadaman listrik oleh PLN dan ngadatnya air PAM, tapi ini menurut aku loh, entah pendapat kalian bagaimana. Kenapa aku merasa begini, karena apa ya? Aku juga bingung, tapi yang pasti membicarakan bingung selalu berujung dengan kebingungan yang mengasikan, aneh memang tapi rasa penasaran akan akhir dari pembicaraan itu selalu menyisakan kebingungan memang.
Bingung kan?
Oke, kita teruskan saja dari pada berbingung-bingung di awal lebih bingung di akhir.
Pernahkah kamu bangun disuatu pagi yang cerah dengan keadaan pikiran sedang kebingungan? Mimpi apa tadi malam? Apa yang dilakukan sebelum tidur? Apa yang kan dilakukan hari ini? Ingin sarapan apa? Pakai baju apa dan lain lagi?
Pernah?
Aku pernah.
Tapi ya itu tadi, aku sendiri bingung kenapa bisa merasa bingung. Apakah karena faktor pada malam sebelumnya, sebelum aku tidur aku tidak membuat rencana untuk hari berikutnya. Apa mungkin ya? Ada yang tahu jawabannya ga kira2?
Kalau dipikir-pikir, bingung itu unik loh. Hampir semua kalangan usia pernah mengalaminya. Kalau ada survei nih tentang apa yang kejadian atau situasi yang paling sering dialami manusia, aku bakalan duluan unjuk tangan terus ngomong keras-keras, istilahnya teriak lah, BINGUNG,,,,,,gitu. Setuju ga?
Tanya aja orang yang ada disekitar kalian, pernah bingung ga, gitu? Aku yakin seyakin-yakinnya jawabannya pasti pernah. Coba aja deh kalau ga percaya. Kalau sampi ada yang jawab ga pernah, kasih tau aja sama aku siapa orangnya, umurnya berpa, alamatnya dimana, kerja apa, pokoknya biodatanya. Aku bakalan selidiki orang itu, jangan-jangan dia bukan manusia lagi haha.
Halah, bingung ah, ngomongin bingung melulu, malah tambah bingung nanti.
So, next time, (maksudnya, jadi, lain waktu) kita kupas lagi permasalahan bingung ini, OKE.
Siapa tahu aku dapat bahan atau informasi baru lagi tentang kebingungan.
Tunggu aja ya.
